Perkuliahan oleh Bapak Marsigit
“ Sebenar-benar diriku adalah pertanyaanku ” ungkapan itu dicetuskan oleh filsuf dunia yang tak lain adalah Socrates. Musuh para sophis yang paling sengit ini mengembangkan metode tanya jawab untuk menyelidiki yang menginspirasi banyak orang termasuk Bapak Marsigit, dosen filsafat UNY yang juga mengajar filsafat kelas Pendidikan Matematika Subsidi 2008. Bagaimana Pak Marsigit terinspirasi Socrates? Elegi-elegi yang ditulis dalam blog powermathematics.blogspot.com megambil tokoh orang tua berambut putih sebagai tokoh penjawab dari segala pertanyaan yang ada dalam setiap elegi. Isi dalam elegi yang ditulis tak jarang mengajak para mahasiswa untuk tak jemu-jemu bertanya karena beliau mengganggap sebesar-besar ilmumu adalah ketika kamu bertanya. Dalam perkuliahan filsafat yang telah berjalan kurang lebih dua-pertiga semester ini, Pak Marsigit selalu mengajak mahasiswanya untuk membuat pertanyaan yang ditulis dalam selembar kertas. Berawal dari inspirasi itulah, perkuliaahan filsafat pada hari Kamis, 5 Mei 2011 diisi dengan tanya jawab yang oleh para Socrates pendidikan matematia subsidi 2008.
Socrates I, Filsafat adalah ilmu yang mempelajari hakekat, jika segala sesuatu mempunyai hakekat siapakah yang mempelajari hakekat dari filsafat?
Terkait pilar dalam filsafat yaitu ontologi, epistemologi,dan aksiologi, terdapat hubungan antara masing-masing pilar dalam filsafat.
Ontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hakekat. Epistemologi ilmu yang mampelajari tentang sumber-sumber dan cara-cara dari mana sesuatu itu ada sedangkan aksiologi mempelajari kebenaran, etik-estetika, dan spiritual.
Ontologi
Ontologi-ontologi berarti mempelajari hakekat dari segala hakekat yang bisa dipelajari oleh siapa saja termasuk mahasiswa yang sedang belajar berfilsafat. Kegiatan berfikir ontologi-ontologi dapat diartikan mempelajari pikiran dari pikiran yang ada, oleh karena itu kegiatan ini disebut metafisik mempelajari dibalik penampakan yang ada.
Ontologi-epistemologi mempelajari hakekat dari sumber-sumber dan cara- cara yang ada.
Ontologi-aksiologi mempelajari hakekat etik-estetika dan spiriual yang biasanya dipelajari oleh guru spiritual.
Epistemologi
Epistemologi-ontologi mempelajari sumber-sumber dan cara-cara yang benar, manfaatnya untuk menghargai hakekat yang dimiliki orang lain dengan cara memberikan kebebasan setiap orang. Bagaimana cara guru dalam mendidik peserta didik yang benar sesuai dengan hakekat mendidik? Itu adalah salah satu contoh epistemologi-ontologi.
Epistemologi-epistemologi mempelajari kebenaran dari metode-metode yang ada.
Epistemologi-aksiologi mempelajari sumber-sumber etika-estetika dan spiritual yang dapat dipandang sebagai objek, nilai, maupun hakekat.
Aksiologi
Aksiologi-ontologi mengajarkan untuk beribadah sesuai dengan tempatnya karena aksiologi-ontologi mempelajari hakekat dari etik-estetika dan spiritual yang ada.
Aksiologi-epistemologi mengajarkan bagaimana mengkritisi cara dan kebenaran dari metode.
Aksiologi-aksiologi berbicara tentang etik secara etik, seperti yang dilakukan oleh kyai yang berwejangan kepada mempelai dalam pesta perkawinan.
Socrates II, Bagaimana mengajak teman yang muslim untuk sholat?
Dimensi komunikasi manusia mempunyai empat tingkatan dari bawah ke atas, yaitu material, formal, normatif, dan spiritual. Mengajak sholat merupakan dimensi komunikasi paling atas yaitu komunikasi spiritual yang dilakukan oleh manusia kepada Tuhan. Oleh karena itu mengajak untuk sholat bukan merupakan hal yang mudah. Karena mengajak tidak hanya memberi tahu, namun juga dituntut memberikan keteladanan agar dapat mengajak untuk melakukan seperti yang dilakukan diri sendiri. Untuk itu sebaiknya mencari guru spiritual yang dapat membantu menyelesaikan permasalahn tersebut.
Socrates III, Seberapa besar peran krusial filsafat dalam membangun perubahan bangsa menjadi lebih baik?
Filsafat akan krusial jika ada penguasa bangsa yang memanfaatkan filsafat untuk mengeksploitasi orang lain. Termasuk juga dalam menerapkan pendidikan karakter yang saat ini sedang membooming di Indonesia. Pendidikan karakter tidak dapat memaksa karakter peserta didik seenak guru yang mengajar, karena karakter yang diterapkan kepada siswa harus sesuai dengan aspek yang ingin dikembangkan dalam suatu pelajaran. Cara memahami karakter siswa adalah dengan cara komunikasi. Karakter adalah dari siapa untuk siapa, artinya setiap orang di dunia ini mempunyai karakter. Pencopet yang ingin mencopet pun harus mencari karakter yang penakut, tidak mudah melawan, dan pasti mempunyai uang banyak agar usaha mencopet berhasil.
Socrates IV, Kompetisi dalang cilik apakah cocok menjadi konsumsi orang dewasa terkait dengan nilai-nilai moral yang diajarkan dari budaya wayang kulit?
Wayang kulit merupakan salah satu media untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada masyarakat terutama orang dewasa. Wayang kulit akan berfungsi sebagai mana mestinya jika dalang mampu untuk memberi dan menyampaikan pesan moral melalui kisah pewayangan yang mainkannya. Dalang dikatakan mampu jika mampu meniru permainan pewayangan sekaligus mempunyai pengalaman moral untuk disampaikan kepada masyarakat. Sedangkan dalang cilik hanya mampu meniru kebiasaan dari orang dewasa tanpa mengetahi makna dari apa yang disampaikannya melalui mendalang. Sebatas hiburan, dalang cilik dapat dikonsumsi oleh siapapun.
Socrates V, Bagaimana cara menghilangkan rasa panik dan gugup?
Manusia mempunyai keterbatasan termasuk mengendalikan dirinya untuk tidak panik dan gugup. Cara mengendalikan diri adalah dengan berdoa secara kusyuk dan berserah diri kepada Tuhan. Selain itu mencari guru spiritual yang tepat yang tidak hanya memberi tahu namun juga dapat menuntun merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi rasa panik dan gugup.
Sorates VI, Apa hubungannya filsafat dengan sejarah?
Filsafat terkait dengan ruang dan waktu mempelajari segala hal yang ada dan yang mungkin ada di masa lampau, sekarang, dan di waktu mendatang. Sedangkan sejarah mempelajari hal-hal yang ada di masa lampau melalui bukti-bukti yang ada.
Socrates VII, Filsafat gending jawa itu termasuk filsafat apa?
Filsafat gending jawa merupakan filsafat harmonik. Harmonik merupakan salah satu hal yang sadar ruang dan waktu. Gending jawa mempunyai 50 ragam yang berbeda-beda mempunyai fungsi dan peran yang berbeda-beda pula namun mampu menyatu secara harmonik sehingga mampu menciptakan sebuah gendhing jawa yang enak dinikmati orang. Kendang dan gong mempunyai karakter bunyi yang berbeda, perannya pun berbeda. Kendang berfungsi mengendalikan ritme sedangkan gong menjaga ritme dan mengakhiri sebuah gendhing. Kendang dan gong dengan perbedaannya secara bersama-sama menyatu dalam membentuk sebuah gending jawa. Itulah keharminikan dari filsafat gendhing jawa.
Socrates VIII, Bagaimana Syeh Siti Jenar menganggap dirinya sebagai Tuhan?
Sebenar-benar manusia adalah yang mampu menyadari dirinya sebagai makhluk yang memiliki keterbatasan. Dan satu-satunya kesempurnaan di dunia ini hanya dan hanya dimiliki oleh Tuhan. Oleh karena itu Syeh Siti Jenar bisa menganggap dirinya sebagai Tuhan karena ia temakan oleh kesombongannya.
Socrates IX, Bagaimana kita termasuk dalam golongan orang yang bijaksana?
Tesis filsafat dari Pak Marsigit menganggap sebenar-benar bijaksana adalah Tuhan. Orang bijaksana dalam filsafat ibarat orang berilmu yang mampu menerapkan ilmunya dalam kehidupan kepada sesama.
Socrates X, Bagaimana filsafat menjunjung ruang dan waktu?
Filsafat tidak menjunjung ruang dan waktu namun filsafat menghargai ruang dan waktu. Karena menjungjung ruang dan waktu berarti tidak mengabaikan waktu di manapun manusia berada. Filsafat tidak dapat tidak mengabaikan ruang dan waktu karena dalam hidup, manusia mempunyai pilihan untuk hidup di suatu tempat tertentu dengan waktu di tempat tersebut. Jadi filsafat bukan menjunjung ruang dan waktu namun menghargai ruang dan waktu.
Demikian tanya jawab Bapak Elegi dengan para Socrates Pendidikan Matematika Subsidi 2008 yang saya tangkap. Mengingat keterbatasan manusia masih banyak hal-hal yang menyebabkan tulisan ini jauh dari sempurna, oleh karena itu saya mohon bimbingan dari Bapak / Saudara pembaca. Bila banyak kesalahan dalam tulisan ini, saya mohon maaf. Terima kasih.
Great...please go stright on..
ReplyDeleteThank you very much Mr. marsigit...
ReplyDeleteYou are my inspirator to be good teacher that care to students..
( maaf jika penulisan salah)